Rayap, Tikus, Kecoa masih menjadi masalah yang sangat dekat dengan permukiman. Rayap sangat merugikan karena merusak struktur bangunan, maupun benda berbahan kayu dan kertas. Kecoa merupakan salah satu vektor mekanis dari beberapa penyakit pada manusia. Tikus juga dapat menularkan penyakit semisal leptospirosis, selain adanya ektoparasit dan endoparasit di tubuhnya. Selain masalah estetis, kemampuan ketiganya membawa dan menularkan penyakit pada manusia sangat merugikan kesehatan masyarakat. Bagaimana pengendalian hama permukiman ini seharusnya dilakukan, Daftar dan ikuti SEMINAR DARING NASIONAL PEKI #SERI-6

PENGENDALIAN HAMA LINGKUNGAN PERMUKIMAN

Sabtu, 8 Agustus 2020, Pukul 09.00-11.30 WIB

Pembukaan : Direktur P2PTVZ, Kemenkes, Pembina PEKI Pusat
dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid

Penutupan : Kasubdit Vektor BP2, Ketua Umum PEKI
Dr. Suwito, M.Kes

Sambutan WHO Indonesia
Sirene Joseph, Ph.D

Sambutan Kepala Dinas Kesehatan Prov. Sulawesi Tenggara
Pembina PEKI Cab. Sultra
dr. H. Muhammad Ridwan, M.Si

Pembicara 1, Prof. Intan Ahmad, Ph.D
Guru Besar Institut Teknologi Bandung, Komisi Ahli Vektor BP2, Kemenkes
Pengendalian Kecoa di Lingkungan Permukiman

Pembicara 2, Dr. Swastiko Priyambodo, M.Si
Dosen/ Peneliti Institut Pertanian Bogor, Komisi Ahli Vektor BP2, Kemenkes
Pengendalian Tikus di Lingkungan Permukiman

Pembicara 3, Prof. Dr. Ridad Agoes
Guru Besar Universitas Padjajaran, Bandung
Pengendalian Rayap di Lingkungan Permukiman

Moderator : Dr. Amirullah, M.Si
Dosen/ Peneliti Universitas Haluoleo, Kendari, Ketua Cabang PEKI Sultra

Pendaftaran : https://bit.ly/DAFTAR_PEKISERI6
Youtube : https://bit.ly/PEKI_LIVE

GRATIS Akreditasi PEKI 2 SKP

Narahubung :
1. Adi Supryatno. S.KM., M.Si   0853994442905   
2. Ahmad Saiful. S.KM., M.Sc    081242275419

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *